Rabu, 01 Februari 2012

Mekanisme Pembuahan Tunggal

Jadi di sini aku bakal jelasin mekanisme pembuahan tunggal.
Ketika serbuk sari menetes, dan kemudian mengering, serbuk sarinya akan diserap masuk ke ruang serbuk sari melalui mikrofil. Serbuk sari ini terdiri dari 2 sel, yaitu sel generatif (yang kecil) dan vegetatif (yang besar). Serbuk sari ini tumbuh membentuk buluh, kemudian bergerak ke ruang arkegonium. Karena pembentukan buluh itulah, maka sel yang terdapat di antara ruang serbuk sari dan ruang arkegonium akan terlarut. Di dalam buluh sel generatif membelah menjadi dua dan menghasilkan sel dinding atua sel dislokator, dan spermatogen (calon spermatozoid). Sel spermatogen kemudian membelah menjadi dua sel spermatozoid. Setelah sampai di ruang arkegonium, sel vegetatif lenyap, dan kedua sel spermatozoid lepas ke dalam ruang arkegonium yang berisi cairan, sehingga spermatozoid dapat berenang di dalamnya. Pada ruang arkegonium terdapat sejumlah sel telur yang besar. Tiap sel telur bersatu dengan satu spermatozoid, sehingga pembuahan pada Gymnospermae selalu mengasilkan zigot yang kemudian tumbuh dan berkembang menjadi embrio. Pembuahan tunggal seperti ini misalnya terjadi pada pohon Pinus.
Inilah gambar pembuahan tunggal
I think that's it, I hope you like it.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar